SERANG - BANTEN, DETIK RAKYAT: - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban dalam penyaluran bansos tahap 2, Dua orang Anggota Kepolisian Republik Indonesia Polsek Jawilan Polres Kabupaten Serang Aipda Nazi Yullah,SE.,dan Aipda Mahmur,SH., melakukan monitoring penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang bertempat, Gedung Aula Kecamatan Jawilan dan Gedung Islamic Center. Selasa,(30/12/2025)
Kehadiran personel Polri dalam giat tersebut menjadi penekanan penting demi memastikan tujuan utama penyaluran, yakni bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib, dapat tercapai sesuai prosedur.
Penyaluran Bansos kali ini di warnai aksi berdesakan dan saling dorong mendorong antara warga yang mengantri karena ingin lebih dulu untuk menerima bansos.
Dalam Kesempatannya Kapolsek Jawilan Polres Serang melalui Kanit Propam Polsek Jawilan AIPDA NAZI YULLAH,S.E, yang di dampingi Kanit Binmas Polsek Jawilan menyampaikan bahwa
jajaran kepolisian memiliki tanggung jawab moral dan operasional dalam menjaga proses penyaluran bantuan agar berjalan transparan. “Monitoring yang dilakukan oleh Kepolisian ini memastikan warga yang berhak menerima bantuan mendapatkannya tanpa hambatan. Polri hadir untuk menjamin prosesnya aman, tertib, dan sesuai data,”
pengawasan langsung seperti ini menjadi bagian penting dalam pencegahan penyimpangan. Kami akan memastikan penyaluran Bansos Kepada warga tepat sasaran ,tepat jumlah, tepat orang, dan tepat waktu. Peran Polri adalah memastikan bansos benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, penyaluran bansos BLT Kesra tahap 2 ini diberikan kepada 2314 orang warga kecamatan jawilan dari 9 Desa, yaitu: Desa Bojot 132 orang, Desa Cemplang 353 orang, Desa Jawilan 150 orang, Desa Junti 401 orang, Desa Kareo 262 orang, Desa Majasari 324 orang, Desa Pagintungan 239 orang dan Desa Parakan 163 orang.
Proses berjalan aman, tertib, dan didukung kehadiran unsur kelurahan, Satpol PP, serta perangkat terkait lainnya.
Sementara itu, beberapa warga menyampaikan harapan agar pelayanan pengawasan Polri terus ditingkatkan demi menjaga ketepatan sasaran bansos. Mereka menilai kehadiran polisi memberi rasa aman dan memastikan distribusi tidak tumpang tindih. “Kalau ada polisi yang mengawasi, kami lebih yakin bantuannya adil dan benar-benar sampai ke warga yang berhak,” ujar seorang penerima bantuan.(red)



