Gubernur Banten Tegaskan Perawatan Mangrove Harus Berkelanjutan

Detikrakyat.com
Sabtu, 29 November 2025, 08.44.00 WIB Last Updated 2025-11-29T01:44:01Z

 











Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk aktif merawat kawasan mangrove di sepanjang pesisir Banten. Penanaman mangrove, kata dia, tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diikuti pemantauan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.


Ajakan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Jumat (28/11/2025).


“Penanaman mangrove tidak boleh sekadar formalitas. Harus ditanam dengan teknik yang benar, lalu satu tahun kemudian kita evaluasi kembali hasilnya,” ujar Andra Soni.


Ia menyoroti praktik di lapangan di mana bibit mangrove kerap hanyut terbawa arus laut beberapa hari setelah ditanam. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kualitas penanaman sekaligus pengawasan pascakegiatan.


“Setelah penanaman delapan ribu pohon ini, jumlahnya jangan berkurang. Harus ada komitmen untuk merawatnya,” tegasnya.


Gubernur juga menilai gerakan menanam pohon bukan sekadar aktivitas lingkungan, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial yang berdampak besar bagi masa depan generasi mendatang.


“Kita berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang bagi alam dan masyarakat pesisir,” ucapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten atas perannya dalam mendukung kelestarian lingkungan. Selain rasio elektrifikasi di Banten yang telah mencapai 99,9 persen, PLN juga dinilai aktif berkontribusi melalui program penghijauan.


General Manager PLN UID Banten, Muhamad Joharifin, mengatakan, kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan pesisir.


“Lokasi penanaman kami pilih berdasarkan pertimbangan perlindungan keanekaragaman hayati dan keselamatan masyarakat. Jenis mangrove yang ditanam antara lain Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata,” jelasnya.


Ia menambahkan, ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menahan intrusi air laut, menyerap karbon, dan menjadi habitat berbagai biota laut.


“Selain fungsi ekologis, mangrove juga memiliki potensi ekonomi sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan dan sumber pangan masyarakat pesisir,” pungkas Joharifin.


Editor: Chandra

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Banten Tegaskan Perawatan Mangrove Harus Berkelanjutan
  • 0

Terkini